Personal blog. Keep to be a silent reader. No bullying !

Thursday, 11 February 2016
Berlangganan

Karena Tuhan, Maha Mendengar dan Maha Tahu

Bismillah..
Hari ini adalah hari ke-sekian saya menikmati sebagai orang kantoran, sebagai pegawai, sebagai karyawan, sebagai buruh, sebagai pengais rezeki, sebagai pencari nafkah.

Hari ini saya diingatkan kembali tentang makna bersyukur.
Bersyukur menerima takdir. Taat akan kehendak Tuhan.
Mengingat kembali tulisan saya yang sebelumnya, yang membahas proses pencapaian dari title dua huruf dibelakang nama saya ke proses dimana yang ingin saya capai, KERJA.
Setelah sekian minggu sejak tulisan itu dibuat, Masya Allah saya diberikan jalan yang mudah. Jalan yang seharusnya saya katakan indah.
Tuhan memberi kesempatan kepada saya untuk dapat menikmati doa-doa yang sudah saya panjatkan tempo itu.

Setiap hari, saya berdoa untuk dibukakan pintu rizki saya, diberikan pekerjaan yang berkah, diberikan tempat kerja yang dekat dengan rumah, diberikan tempat kerja yang masih bisa dijangkau, diberikan salary yang besar, dan diberikan saya selalu didekatkan dengan jodoh saya.

Tiba-tiba Tuhan memberi apa yang saya butuhkan.
Tuhan beri saya pekerjaan yang sesuai dengan keinginan saya, Tuhan beri saya tempat pekerjaan yang dekat dengan rumah dan itu artinya saya bisa mengontrol kondisi ibu dan keluarga saya. Tuhan beri saya rezeki uang yang lebih dari cukup. Tuhan beri saya lingkungan pekerjaan yang sangat mendukung dan menghargai prinsip saya. Tuhan beri saya partner kerja yang sangat baik. Dan (semoga) Tuhan benar-benar memberi saya jodoh di kota yang salah satu penduduknya saya dambakan.

Setelah saya sudah dapatkan seluruhnya, saya mengeluh dan tidak tahu bersyukur bahwa semua yang sudah saya capai adalah sesuatu yang pernah diingini.

Bukankah tidak ada perjuangan yang manis?
Tidak ada pengorbanan yang sia-sia bukan?
Setelah saya berfikir berkali-kali, satu-satunya alasan untuk tetap bertahan dalam perjuangan adalah bersyukur.
Karena bersyukur adalah kunci utama untuk saya yang sering mengelu.
Terima kasih Tuhan untuk semua ijabah-ijabah doa yang Engkau beri.

Rumah,
11 Februari 2016