Personal blog. Keep to be a silent reader. No bullying !

Thursday, 6 April 2017
Berlangganan

Sabr.

Tidak semua apa yang kita cintai, akan mencintai kita.
Dan tidak semua apa yang kita ingini akan sesuai dengan kehendak kita.
Ada yang suka, ada pula yang membenci.
Dunia ini, memang benar seperti Film.

Bertahun-tahun menjalani menjadi orang yang selalu belajar untuk baik, untuk selalu sopan dan santun, untuk selalu menjadi bermanfaat bagi orang lain, menjadi yang dicintai dan disayangi orang lain, ternyata selalu ada saja orang yang tidak menyukainya.
Belajar dari pengalama tahun lalu, sewaktu masih menjadi karyawan di kantor yang dulu aku jajaki.
Menjadi lemah lembut adalah suatu kesalahan.
Pelajaran yang sudah kupunya mengenai menghormati dan menghargai semuanya seperti menjadi Boomerang bagiku saat itu.
Pekerjaan yang menuntutku untuk menjadi pribadi yang "Galak" dan ditakuti, dan semuanya menentang hati nuraniku.
Semua pekerjaan pasti ada resikonya masing-masing.
Dan aku mengambil resiko untuk diriku sendiri. Resign, adalah keputusan yang sangat tepat untukku.
Benar adanya, aku KALAH dalam perjuangan ini. Aku memilih mundur agar hatiku tak tersakiti. Cemen. Satu kata yang pantas untukku.
Ya, aku Cemen menghadapi dan mengatur para mitraku.
Hanya karena satu kata "Mba April yang tegas".
Ternyata benar, jika kita bekerja cukuplah otak saja yang berperan. Jangan sekali-kali menggunakan hati dan perasaan. Makan hati.

Berangkat dari pengalaman itulah aku berfikir bahwa, tidak semuanya niat baik dan tulus kita diterima oleh semua orang.
Tidak semuanya orang akan mencintai kita sekalipun kita sangat mencintainya.
Hidup itu bukan soal take and give, tapi soal bagaimana kita menghargai setiap orang.
Bukan lagi soal aku baik dan dia jahat, tapi soal seberapa besar kita memiliki rasa hormat dan harga diri.
Hari ini aku belajar dari satu kesalahan yang kuperbuat, bahwa tidak selamanya hidup kita akan selalu aman, lancar, dan selalu terkendali sesuai yang diinginkan.
Menjadi orang baik, tidak akan menolong kita luput dari suatu kesalahan.
Hari ini menjadi pelajaran teramat baik bagi hati yang sedang belajar ikhlas dan sabar.
Semoga hati ini selalu dikuatkan.
Semoga Allah menjaga beliau dari setiap ucapannya dan tingkah laku yang selalu menyakitkan orang.
Semoga Allah mencurahkan Hidayah untuk setiap orang yang tak pernah menyadari bahwa dirinya selalu menggoreskan luka dihati orang lain.
Do'a yang amat sangat terdalam dari lubuk hati, untuknya yang meninggalkan luka.


"Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun. Karena yang menyukaimu tidak butuh itu, dan yang membencimu tidak percaya itu."

Gambar: sabrstore.com